Latest Movie :

Ciri-ciri Penyakit Kista dan Pencegahannya



Apa itu Penyakit Kista dan bagaimana mencegahnya ?

Penyakit kista adalah penyakit yang sering menyerang kaum wanita. Kista sendiri berbentuk benjolan yang isinya cairan yang lokasinya ada di indung telur. Penyakit kista adalah penyakit tumor jinak, karena penanganannya tidak perlu operasi besar untuk dilakukan. Tetapi berdasarkan tingkat keganasannnya, penyakit kista bisa dibagi menjadi dua jenis yaitu:
  1. Kista non-neoplastik adalah kista yang memiliki sifat jinak dan akan dengan sendirinya mengempis dalam waktu 2 atau 3 bulan.
  2. Kista neoplastik adalah kista yang harus dilakukan operasi untuk mengangkatnya tetapi ini bergantung pada sifat dan ukurannya.
Kista tidak hanya bisa berkembang dan tumbuh di indung telur atau ovarium wanita saja, tetapi juga bisa tumbuh di otak, usus dan paru-paru. Debu dan polusi udara dapat menyebabkan penyakit kista. Mengapa seperti itu? Karena dioksin dari asap pabrik dan pembakaran gas dari kendaraan bermotor bisa menurunkan daya tahan tubuh manusia sehingga kista menjadi lebih mudah berkembang. Selain dari faktor lingkungan, makanan pun turut ambil andil. Zat-zat lemak tidak mampu pecah dalam proses metabolisme oleh karena makan terlalu banyak lemak atau lemak yang tidak sehat sehingga hormon testosteron menjadi meningkat pada wanita.

Kista indung telur memiliki empat jenis yakni:
  • Kista fungsional
  • Kista kelenjar (cystadenoma)
  • Kista cokelat (endometriosis)
  • Kista dermoid
Belum diketahui bagaimana caranya terjadi kista hingga saat ini. Kista biasanya tumbuh sangat pelan dan keganasannya mulai muncul ketika usia menginjak usia 45 tahun. Kista fungsional adalah kista yang paling banyak ditemukan tetapi juga bisa mengecil sendiri seiring keseimbangan hormonal menjadi membaik.
Penyakit kista juga bisa disebut sebagai penyakit degenaratif atau yang bersifat keturunan. Apabila orang tua atau nenek pernah mengidap penyakit kista, kita pun bisa menjadi pembawa sifat penyakit kista dan memiliki risiko tinggi untuk mengidapnnya juga. Ya, kita yang mungkin menjadi pembawa sifat penyakit kista bukan tidak bisa menghindarinya, hanya saja berisiko tinggi. Dengan gaya hidup sehat kita bisa menghindari penyakit tersebut. Sebagai contoh, kita bisa menghindari makan makanan berlemak tinggi atau yang tidak sehat, rajin olah raga, serta mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan karena anti-oksidan mampu menangkal radikal bebas dari polusi udara dan debu.
Meskipun penyakit kista dikenal sebagai tumor jinak tetapi tidak menutup kemungkinan bisa menjadi tumor ganas. Jika sudah menjadi ganas maka penanganannya juga harus lebih serius. Oleh karena itu, jika penyakit kista tersebut belum menjadi ganas, kista jika dipelintir juga akan menyebabkan rasa sakit yang perih.

Gejala dan Ciri-ciri  Kista

Gejala yang mewarnai timbulnya penyakit kista adalah rasa nyeri yang sangat hebat pada waktu menstruasi, perut bagian bawah terasa nyeri, sering merasa ingin buang air kecil dan buang air besar, jika masuk tahap selanjutnya maka bisa dirasakan sebuah benjolan di bagian perut. Jika misalnya pada saat berhubungan seksual, kista menjadi pecah maka penderita akan sangat menderita nyeri yang semakin bertambah apabila melakukan kegiatan berat.

Pencegahan Penyakit Kista

Bagi yang sudah aktif berhubungan seksual maka dengan menggunakan pil KB, hal ini bisa menurunkan risiko terkena penyakit kista ovarium karena produksi sel telur dalam ovarium dicegah. Kista yang memiliki ukuran besar dan telah tinggal selama berbulan-bulan harus memerlukan operasi pengangkatan kista.
Menjaga kebersihan pun sangat penting karena kista umumnya diperparah oleh karena kotoran dari polusi udara dan debu. Semoga artikel ini bermanfaat bagi yang sedang mencari informasi penyakit kista.
Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Ciri & Tanda - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger